Penanganan Kassu Tuberculasis Menjadi Penanganan Serius di Samping Stunting

0

TERASTIMUR.com – Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat,dr Feny Mayana Paisei, penanganan Tuberculosis (TBC) di Papua Barat menjadi perhatian serius disamping stanting atau tengkes. Minggu (22/10/2023).

Feny Paisei menyatakan penanganan TBC menjadi salah satu program kesehatan di tingkat nasional.

“Sama juga seperti HIV, diabetes melitus, dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masuk program kesehatan nasional dan jadi perhatian pemerintah,” ungkapnya.

Ia menyebut TBC terbagi atas dua jenis yakni TBC resisten terhadap obat (RO) dan TBC tidak resisten terhadap obat.

Untuk TBC RO, Feny Paisei mengaku Dinkes Papua Barat memiliki alat khusus untuk menanganinya.

Penanganan TBC RO disebutnya perlu ditangani secara khusus karena pengidap TBC RO lebih aktif untuk menularkannya kepada orang lain.

“Sebenarnya RO maupun tidak, sama-sama menularkan tapi TBC RO ini lebih sulit untuk sembuh,” ungkapnya.

Pada tahun 2023 tercatat sejumlah kumulatif 1.547 kasus TBC dan untuk kasus tertinggi TBC berada di Kabupaten Manokwari dengan 643 kasus.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *