Komnas HAM Desak Polda Papua Tindak Tegas Pelaku Penembakan di Paniai
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Perwakilan Papua mendesak kepolisian daerah setempat menindak tegas pelaku penembakan warga sipil di Paniai, Papua Tengah, pada Rabu (12/6).
“Tetapi juga dengan memastikan tindakan anggota dalam upaya penegakan hukum tersebut dapat dilakukan secara profesional, objektif dan akuntabel serta menjunjung tinggi nilai-nilai dan prinsip hak asasi manusia (HAM),” kata Ketua Penegakan dan Pemajuan HAM Komnas HAM Perwakilan Papua Melchior Weruin di Jayapura, Rabu.
Menurut Weruin, Komnas HAM memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan akan terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan berbagai pihak tentang pemantauan perkembangan dan upaya penegakan hukumnya.
“Kami juga meminta agar bupati Paniai berperan aktif dalam mendorong dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif dengan melibatkan seluruh pihak terkait, seperti tokoh adat masyarakat dan tokoh agama,” ujarnya.
Dia menjelaskan Komnas HAM Papua juga mendesak kelompok sipil bersenjata untuk tidak melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa, harta benda dan mengakibatkan kondisi keamanan di Kabupaten Paniai menjadi tidak kondusif.
“Diharapkan agar pemimpin daerah setempat lebih proaktif menyikapi situasi kekerasan di Kabupaten Paniai dan sekitarnya,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pelaku penembakan dan pembakaran ini adalah OPM Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya yang selama ini melakukan aksi kriminal di Kabupaten Paniai.
Sementara itu, Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, dalam keterangannya menjelasakan bahwa korban penembakan bernama Rusli (40) berprofesi sebagai sopir angkot dan beralamat di kompleks terminal, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.
Diketahui dari keterangan masyarakat bahwa sekitar 10 orang anggota kelompok OPM mencoba membakar korban bersama mobilnya setelah melakukan penembakan. Namun saat ini jenazah telah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai.
AKBP Dr. Bayu Suseno menambakan, Satgas Ops Damai Cartenz dan Brimob Batalyon C Polda Papua telah merespon kejadian tersebut dengan mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap Kelompok KKB tersebut.
“Kami menegaskan bahwa Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan langkah-langkah penindakan dan penegakan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB, pelaku penembakan dan pembakaran ini,” tutupnya.(tt)