ASN di Manokwari Ketahuan Memiliki 3 Pucuk Senjata Api
TERASTIMUR.com, MANOKWARI – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua Barat ketahuan memiliki tiga pucuk senjata api.
ASN berinisial HN diketahui mendapatkan senjata api itu dari dari warga di Maluku.
Kapolresta Manokwari Kombes Pol Rivadin Benny Simangunsong mengungkap senjata tersebut berasal dari Filipina.
“Ini kaitan dengan kasus di luar daerah yaitu di Maluku, kasus ini kita kembangkan dan kita temukan senjata berasal dari luar negeri,” ungkap Rivadin, Senin (24/5/2024).
Adapun tiga pucuk senjata api itu berjenis AK-47 dan M-16 serta Mozer.
Senjata tersebut diserahkan oleh HN pada 11 Juni 2024 kepada Polresta Manokwari.
Penyerahan tiga pucuk senjata api dari HN (42) kepada Polresta Manokwari disebut berkat pendekatan yang dilakukan Tim Khusus yang dipimpin Kabag Ops dan Kasat Reskrim.
“Tim khusus yang dibentuk oleh pimpinan melakukan pendekatan kemudian HN menyerahkan senpi,” ucap Rivaldin.
Menurut keterangan HN, senjata tersebut dibeli untuk maskawin dengan harga sekitar Rp 200.000 juta.
“Tiga pucuk senjata api itu biasanya dipakai oleh sniper di luar negeri,” ucapnya.
Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Raja Napitupulu, HN diduga mendapatkan senjata tersebut secara ilegal.
Namun dia tidak ditahan dan hanya dikenai wajib lapor.
“Belum menerapkan pasal terhadap pelaku hanya kita kenakan wajib lapor dua kali satu minggu,” kata dia.
Raja menambahkan sejak akhir tahun 2023 sampai saat ini, petugas telah menyita sebanyak 36 pucuk senjata api, baik berjenis rakitan maupun organik.
“Sejak akhir tahun 2023 hingga Juni 2024 kita sudah amankan 36 pucuk senjata api,” kata dia.
Senjata api yang telah diamankan di Manokwari berasal dari beberapa pengungkapan kasus.
Seperti pengungkapan tempat produksi di Dataran Prafi Manokwari dan juga hasil penjualan senjata api dari luar daerah Manokwari.
“Sebagian besar menyebut bahwa senjata api yang di beli digunakan untuk maskawin,” tutupnya.(tt)