Yahukimo Ditetapkan Zona Merah oleh TPNPB-OPM Kodap XVI: Ancaman Terbuka bagi ASN, Guru, dan Tenaga Kesehatan
TERASTIMUR.COM – Situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo kembali memanas setelah TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo secara terbuka menetapkan wilayah tersebut sebagai “zona merah” dan area operasi militer. Pernyataan ini disampaikan melalui pesan suara yang beredar di media sosial, berisi peringatan keras kepada aparatur pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang terlibat dalam pelayanan publik agar segera meninggalkan wilayah tersebut.
Dalam rekaman tersebut, Komandan Operasi wilayah Yahukimo, Kopitua Heluka, menegaskan bahwa tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat, tidak lagi diperbolehkan menjalankan layanan medis. Ia memperingatkan bahwa pihak yang tetap bertugas akan dianggap melanggar peringatan dan berpotensi menghadapi tindakan tegas. Pernyataan ini memicu kekhawatiran luas karena layanan kesehatan dan pendidikan menjadi penopang utama kehidupan masyarakat di daerah pedalaman.
Selain tenaga medis, peringatan juga ditujukan kepada aparatur sipil negara, guru, serta warga yang dianggap mendukung pemerintah. Penetapan Yahukimo sebagai zona merah dinilai berpotensi memperburuk kondisi kemanusiaan, menghambat pelayanan publik, serta meningkatkan rasa takut di tengah masyarakat. Warga kini dihadapkan pada ketidakpastian keamanan yang dapat berdampak langsung pada akses kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi sehari-hari.