ULMWP Perkeruh Situasi Keamanan di Papua
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) keluarkan seruan aksi dengan tindak kekerasan pada TNI pasca beredar video viral penyiksaan warga asli Papua oleh beberapa oknum TNI.
Terkait video viral yang beredar beberapa waktu lalu memang menarik perhatian seluruh pihak baik di Papua maupun di ranah nasional. Tak butuh waktu lama dari viralnya video tersebut langsung mendapat tanggapan bahkan sampai Komnas HAM Indonesia.
ULMWP juga turut andil dengan mengeluarkan seruan yang berisi perintah untuk militan KNPB.
Berikut isi seruan dari ULMWP :
- Pemantauan terhadap setiap anggota Kolonial TNI yang ada di setiap wilayah pantau rumah mereka dan keluarga mereka
- Ikuti aktifitas mereka dan apabila ada kesempatan maka lakukan eksekusi sebagai bentuk balas dendam kepada mereka
- Perintah ini diturunkan langsung dan harus langsung dilaksanakan dan bersifat rahasia dari badan rahasia ULMWP
- Setiap korban yang kita dapati harus di dokumentasikan untuk kita sebarkan lagi video mereka supaya Kolonial harus keluar dari seluruh teritori West Papua
Sangat disayangkan apabila ULMWP dan KNPB merespon video tersebut dengan tindak kekerasan dan penyerangan pada TNI. Alih-alih membuat situasi Papua tenang namun makin membuat situasi di Papua menjadi keruh dan tak berkemanusiaan.
ULMWP yang katanya selalu menjunjung tinggi HAM dan membela HAM di Papua, saat ini telah membuka topengnya sendiri bahwa mereka adalah organisasi yang justru mendukung adanya tindak kekerasan dan pembunuhan di Papua. Singkatnya, ULMWP tak ada bedanya dengan TPNPB OPM yang menggunakan cara kekerasan untuk menyikapi masalah yang terjadi di tanah Papua.
Semakin kesini kita semua tahu bahwa ULMWP adalah organisasi makar yang sangat provokatif dan berpotensi mengganggu kestabilan keamanan di Papua. Adanya selebaran tersebut makin membuat suasana di Papua semakin mencekam.
Sampai saat ini Manase Tabuni selaku ketua umum ULMWP belum memberikan jawaban atas kebenaran seruan tersebut. (tt)