Tujuh Pejabat Eselon II di Pemprov Papua Tengah Resmi Dilantik.
TERASTIMUR.com, NABIRE – Tujuh pejabat eselon II di Pemprov Papua Tengah resmi dilantik.
Pelantikan ini pun berlangsung di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, pada Jumat, (05/04/2024).
Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengatakan, pelantikan tersebut sudah melalui tahapan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan norma standar prosedur serta kriteria tentang manajemen ASN yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, dan PP RI No 116 Tahun 2022.
“Pelantikan itu dapat kita laksanakan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri Nomor: 100.2.2.6/1283/SJ, tanggal 14 Maret 2024, dengan perihal persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di Papua Tengah,” jelas Ribka, Sabtu, (06/04/2024).
Kemudian, proses pelantikan para pejabat ini juga telah dilaksanakan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Semua tahapannya juga telah dilalui, dengan pelaksanaan seleksi terbuka dan Uji Kompetensi jabatan, pengajuan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara untuk mendapatkan rekomendasi, Permohonan pertimbangan teknis oleh Badan Kepegawaian Negara dan Persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri untuk pelaksanaan pelantikan.
“Sehingga pada saat ini saya dapat melantik 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama definitif,” katanya.
Selain itu, Ribka menambahkan saat ini Pemprov Papua Tengah telah menetapkan berbagai program prioritas, sehingga diharapkan adanya kemauan kuat untuk meningkatkan kinerja sebagai pimpinan, serta dapat berinovasi dan memiliki wawasan yang luas dalam menghadapi dinamika organisasi pemerintah.
Ribka pun berpesan, kiranya ketujuh pejabat tersebut dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
“Seluruh staf dan jajaran merupakan suatu kesatuan, bukan hanya Pejabat eselon II, namun seluruh ASN, sehingga kita harus bersatu dibawah satu komando dan tidak dalam komando yang lain selain, agar tidak ada oknum-oknum pejabat atau ASN yang menjadi provokator untuk memperkeruh situasi di setiap masalah maupun isu yang terjadi,” katanya.
Ribka berharap, para pejabat juga harus terus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita harus melayani, bukan dilayani, dan sudah saatnya kita semua bergerak bersama untuk memacu, serta mengasah kemampuan dan kapasitas, agar mampu berdaya saing dalam menggerak pemerintahan yang lebih baik dan cepat,” ucapnya.(tt)