Tokoh Adat Papua Bersatu Kecam Penembakan Warga Sipil di Tambrauw: Aksi TPNPB-OPM Dinilai Kejam dan Tidak Manusiawi

0

Sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat Papua menyampaikan kecaman keras terhadap aksi penembakan terhadap warga sipil di Kabupaten Tambrauw yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata TPNPB-OPM. Peristiwa tersebut dinilai sebagai tindakan kejam yang melukai rasa kemanusiaan dan menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat yang menginginkan kehidupan damai.

 

Tokoh masyarakat Papua, Tomy Kogoya, yang juga merupakan Kepala Suku Pegunungan Tengah Lapago Wilayah Biak–Supiori, menegaskan bahwa tindakan penembakan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Menurutnya, masyarakat Papua tidak boleh dijadikan sasaran kekerasan karena mereka adalah pihak yang paling merasakan dampak penderitaan dari konflik yang terjadi.

 

Senada dengan itu, Ketua Dewan Adat Biak Numfor, Junus Julius Komnisba Mandibodibo, juga mengecam keras kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa aksi penembakan terhadap warga sipil merupakan tindakan yang sangat kejam dan tidak manusiawi. Ia menegaskan bahwa masyarakat adat Papua menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kehidupan damai, sehingga tindakan kekerasan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai adat dan kemanusiaan yang selama ini dijaga oleh masyarakat Papua.

 

Para tokoh adat dan masyarakat tersebut berharap agar kekerasan terhadap warga sipil tidak lagi terjadi di tanah Papua. Mereka mengajak seluruh pihak untuk menghentikan tindakan yang dapat merugikan masyarakat dan merusak kehidupan sosial di Papua, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan sejahtera.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *