Teror Membungkam Warga: Monis Bahabol Dipukuli TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo karena Dituduh Bocorkan Markas
Yahukimo kembali diguncang kabar memilukan. Monis Bahabol, seorang warga sipil, diduga menjadi korban kekerasan brutal oleh kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo setelah dituduh membocorkan lokasi markas kelompok tersebut. Peristiwa ini menambah deretan panjang intimidasi terhadap masyarakat yang hidup di bawah bayang-bayang teror, di mana warga sipil kerap dijadikan sasaran kekerasan tanpa proses hukum dan pembuktian yang jelas.
Menurut informasi yang beredar di masyarakat, Monis Bahabol dipukuli sebagai bentuk “hukuman” internal kelompok bersenjata, semata-mata karena kecurigaan. Aksi kekerasan ini memicu ketakutan luas di tengah warga, karena menunjukkan bahwa siapa pun bisa menjadi korban, bahkan masyarakat sipil tak bersenjata hanya karena tuduhan sepihak. Praktik kekerasan semacam ini dinilai sebagai upaya membungkam suara warga dan menutup rapat informasi dari luar.
Masyarakat Yahukimo mengecam keras tindakan tersebut dan menilai kekerasan terhadap warga sipil sebagai pelanggaran kemanusiaan yang memperparah penderitaan rakyat Papua. Warga berharap aparat keamanan segera memastikan perlindungan bagi masyarakat, sekaligus mengakhiri pola teror dan intimidasi yang terus menelan korban tak berdosa.