Realisasi Seluruh Keinginan Masyarakat Terhalang APBD Yang Terbatas
TERASTIMUR.com-Kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah daerah terkait dengan realisasi program kerja memang tidak dapat dipungkiri. Hal ini disebabkan terbatasnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boven Digoel, yang dinilai masih minim untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan yang diajukan oleh masyarakat.
Anggota DPRK Boven Digoel, Anergi Taruk Padang, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat paripurna pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Sementara (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk RAPBD 2025 di ruang sidang DPRK. Anergi menjelaskan, sangat sulit untuk merealisasikan seluruh usulan masyarakat yang muncul dalam Musrenbang, mengingat keterbatasan APBD yang ada.
“Banyak usulan masyarakat yang ingin direalisasikan, namun karena APBD kita terbatas, tentu sulit untuk memenuhi semuanya dalam satu tahun,” ujar Anergi, Jumat (20/12/24).
Meski demikian, ia menegaskan pihaknya bersama Eksekutif, terus berupaya untuk mengatasi keluhan masyarakat. Dalam setiap persetujuan anggaran dan program kerja, DPRK selalu mengedepankan skala prioritas yang paling mendesak dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami selalu mempertimbangkan prioritas kebutuhan yang paling mendesak agar program-program yang ada dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Dirinya juga mengungkapkan, meskipun ada kekecewaan dari sebagian masyarakat yang merasa program yang diusulkan belum terealisasi, tidak sedikit pula yang mengapresiasi capaian yang telah didapat Pemda selama ini.
“Kami memahami kekecewaan masyarakat, tetapi kami juga melihat adanya apresiasi dari masyarakat terhadap capaian yang telah ada,” ujarnya.