Pura-Pura menjadi pembeli, Pemilik Kios Di Bacok

0

TERASTIMUR.COM – Seorang pria tak dikenal, namun diduga sebagai oknum anggota KKB Papua, tetiba melakukan tindakan nekad terhadap seorang pedagang. Peristiwa ini terjadi di Kampung Wandoga, Distrik Sagupa, Kabupaten Intan Jaya.

Insiden mengerikan itu terjadi ketika seorang pria tak dikenal, berpura-pura membeli biskuit di sebuah kios yang ada di kampung tersebut. Saat itu, pria itu mengayunkan senjata tajam ke arah korban.

Tak lama setelah setelah pria tersebut beraksi, warga langsung melaporkan kasus tersebut kepada Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, membenarkan adanya kejadian itu, ketika dikonfirmasi awak media, Minggu 16 Juli 2023.

“Beberapa orang masyarakat sekitar pukul 16.10 WIT lapor ke Polsek Sugapa terkait peristiwa yang dialami pedagang,” katanya, Minggu 16 Juli 2023 pagi.

Dalam laporannya, warga mengungkapkan bahwa warga berinsial OA (40), telah menjadi korban pembacokan oleh seorang pria yang tidak dikenal. Oknum tersebut diduga sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua.

Peristiwa itu, kata Kabid Humas Polda Papua, terjadi di Kampung Wandoga, Distrik Sagupa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Ketika kejadian itu dikonfirmasikan ke Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri, dia langsung mengungkapkan kronologi kejadian itu hingga korban nyaris dibunuh oleh oknum tak dikenal itu.

Disebutkan bahwa kejadian itu berawal saat korban bersama saudara iparnya sedang beraktivitas di depan kios milik korban. Saat itu mereka membersihkan pelataran di depan kios.

Saat sedang bekerja, tetiba mereka didatangi oleh seseorang yang tak dikenal. Oknum tersebut datang dengan membawa senjata tajam yang diselipkan di pinggangnya.

Saat itu, tutur Kapolres Afrizal Asri, pria yang tidak dikenal itu berpura-pura membeli membeli biskuit. Jadi korban pun melayaninya.

“Jadi, seorang pria yang identitasnya belum diketahui (OTK) datang membeli biskuit Gabin dengan membawa parang,” terangnya

Ipar korban juga ikut sama-sama ke dalam kios. Setelah memberikan biskuit gabin, pelaku masih berpura-pura lagi dengan mengatakan bahwa ingin membeli minyak goreng.

Saat korban mengambil minyak goreng dari kios sebelah, pelaku tiba-tiba membacok korban dari arah belakang

Lantaran melakukan serangan seperti itu, korban pun praktis tidak tahu. Makanya tak ada upaya untuk menghindar atau tindakan refleks lainnya.

Dalam serangan tersebut, korban pun terkena tebasan di leher bagian belakang. AKibatnya, korban mengalami luka serius.

Mendapat perlakuanm yang demikian, korban sempat berteriak kesakitan dan minta tolong. Pada saat itulah pelaku langsung melarikan diri.

Kapolres Afrizal Asri juga mengatakan, melihat korban tebas parang oleh pelaku, ipar korban berniat memberikan pertolongan dan juga melakukan perlawanan.

Ketika hendak memberikan bantuan, pelaku melemparkan sesuatu ke arah saudara korban. Tatkala saudara korban menghindari lembaran, pada saat itulah pelaku melarikan diri.

Saat ini, lanjut Kapolres Afrizal asri, para saksi kini sedang memberikan keterangan kepada polisi. Saksi-saksi menceritakan kronologi kejadian tersebut.

Adapun keterangan yang diberikan para saksi itu, termasuk ciri-ciri pelaku dan tindakan yang dilakukan saat melakukan penyerangan itu.

“Ciri-ciri pelaku sudah diidentifikasi polisi. Pelaku adalah putra daerah, memiliki brewok, tubuh tinggi dan kurus, mengenakan jaket hitam, celana pendek jeans, serta topi koplo hitam.”

“Saat ini, korban OA (40) sedang dalam perawatan medis. Luka sabetan di bagian belakang lehernya mencapai sekitar 12 cm. Namun, korban masih dalam keadaan sadar diri. Untuk penanganan lebih lanjut, korban akan dievakuasi ke Kabupaten Timika,” lanjut Kapolres.

Selaku Kapolres Intan Jaya, kata AKBP Afrizal dalam upaya menangani kasus ini, kepolisian telah melakukan tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian, mengidentifikasi saksi-saksi dan korban, membawa korban ke puskesmas, dan membuat laporan polisi.

“Pihak kepolisian berjanji akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku pembacokan tersebut guna menjalani proses hukum yang sesuai sehingga tidak terjadi lagi hal-hal seperti demikian di Kabupaten Intan Jaya,” tandasnya.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *