Peristiwa Di Dogiyai Sudah Jadi Atensi Komnas HAM

0

TERASTIMUR.COM – Kantor Perwakilan komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Papua telah menyampaikan laporan awal terkait peristiwa penembakan warga sipil yang berujung dengan amuk warga yang terjadi di kabupaten Dogiyai, Propinsi Papua Tengah. lalu kepala Komnas HAM RI di Jakarta. hal itu dinyatakan kepala kantor perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey.

Ramandey mengakui pihaknya baru memegang informasi peristiwa Dogiyai dari berbagai pemberitaan media massa. “Memang kami belum bentuk tim investigasi, namun kasus itu telah diagendakan, dan [kami telah] melaporkannya ke Komnas HAM RI terkait korban [penembakan] hingga perusakan dan pembakaran rumah warga,”

Ramandey menyampaikan keprihatinan atas kasus kekerasan yang terjadi di Dogiyai pada 13 – 14 Juli 2023, mengingat kasus penembakan warga sipil yang memicu amuk massa juga terjadi di Kabupaten Dogiyai pada Januari 2023. Ramandey menyebut ada kecenderungan bahwa peristiwa kekerasan terus berulang di sana.

Hingga Kamis, masih terdapat perbedaan versi korban dan data kerugian di antara sejumlah lembaga yang mengumpulkan informasi terkait rangkaian peristiwa pasca penembakan yang menyebabkan warga sipil bernama Yosua Keiya meninggal di Kampung Idakebo, Distrik Kamu Utara, pada 13 Juli 2023 siang. Direktur Lembaga Bantuan Hukum Talenta Keadilan Papua atau LBH-TKP Richardanny Nawipa dan aktivis Jaringan Advokasi HAM Benny Goo menyatakan  penembakan Yosua Keiya pada 13 Juli 2023 siang diikuti peristiwa penembakan lain yang terjadi di Moanemani pada 13 Juli 2023 malam.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *