Pemkab Jayawijaya Tegaskan Agar Penyelenggara Pemilu Tetap Netral
TERASTINUR.com, WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengimbau anggota penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) Jayawijaya tidak berselancar untuk membagi atau mengomentari berbagai isu tentang para pasangan calon yang diunggah di grup-grup WhatsApp, sebab berpotensi menimbulkan salah paham.
Asisten II Setda Jayawijaya Lekius Yikwa mengatakan, banyak grup media sosial whatsApp bermunculan jelang Pilkada 2024.
Karenanya, tidak menutup kemungkinan berbagai informasi menyinggung antar lawan calon diposting di grup-grup.
“Kami pemerintah harapkan di WhatsApp-WhatsApp grup, sebagai penyelenggara jangan ikut campur itu. Kita netral dipercayakan sebagai wasit untuk mengakomodasi semua,” tegasnya.
Pemerintah mengharapkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati di Jayawijaya pada November 2024 berjalan lancar tanpa konflik.
Untuk mewujudkan pilkada lancar, perlu dukungan semua pihak terutama penyelenggara dari KPU hingga ke panitia pemungutan distrik (PPD) bahkan panitia pemungutan suara (PPS) agar tidak berpihak kepada satu calon tertentu.
“Jadi penyelenggara atau PPD dipercayakan, didukung oleh KPU sehingga kerja sama perlu dibangun untuk mewujudkan pemilu yang baik agar menjadi contoh bagi kabupaten lain,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, KPU Jayawijaya belum menetapkan jumlah DPT terbaru sebab masih dilakukan pembahasan bersama anggota PPD 40 distrik. Informasi sementara yang menyebutkan bahwa terjadi perubahan DPT cukup besar di sejumlah distrik. Ada yang mengalami penambahan maupun pengurangan namun belum ada penjelasan atau alasan terjadi perubahan itu.
“Mari kita berikan informasi yang benar, ikuti data yang baik untuk Pilkada 2024 pemilihan gubernur dan bupati,” katanya.(yb)