Pembangunan SDM Jadi Prioritas di Papua Ungkap Ganjar Pranowo
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Calon presiden RI nomor urut 3, Ganjar Pranowo dalam kunjungannya ke Jayapura, Papua, menyampaikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan prioritas di Papua. Selasa (21/11/2023).
Pandangan Ganjar itu diungkapkan usai menyerap aspirasi dari kelompok pendukungnya terkait pendidikan di Papua yang belum merata.
“Lagi-lagi dari soal pendidikan, soal sumber daya yang ada di sini baik kehutanan terus sumber daya alamnya, termasuk kemaritiman pariwisata,” kata Ganjar.
Ganjar menyebut, Papua sebenarnya punya potensi sumber daya alam, kemaritiman, dan pariwisata yang sudah baik.
Hanya, akses pendidikan belum menjangkau seluruh wilayah di pulau yang dijuluki Bumi Cenderawasih tersebut.
“Umpama tadi disampaikan lautnya juga menjadi yang luar biasa tapi akses pendidikan mereka harapkan bisa menjangkau ke anak-anak,” ujar politikus PDI-P itu.
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengeklaim sudah mendapatkan data mengenai kurangnya akses pendidikan di Papua.
Oleh karena itu, Ganjar berjanji akan mencarikan solusi demi mengatasi persoalan sumber daya manusia di Papua.
“Itu akan kita cek, tapi itu menjadi warning buat kita agar pembangunan SDM jadi prioritas yang ada di Papua ini,” kata Ganjar.
Ganjar Disambut 5.000 Warga Papua
Lain halnya di Kota Jayapura. Ganjar Pranowo justru disambut ribuan warga yang ingin mengenal dirinya secara dekat.
Sekira 5000 warga Kota Jayapura membanjiri lapangan Papua Trade Center (PTC) Entrop, di Distrik Jayapura Selatan, Rabu sore.
Sesampainya di Lapangan PTC, Ganjar Pranowo disambut tarian adat dari Kepulauan Yapen dengan tradisi injak piring.
Ganjar saat keluar dari mobil, langsung disambut panitia, lalu diarak ke panggung.
Ganjar Pranowo disambut tarian adat dari Kepulauan Yapen dengan tradisi injak piring.
“I love you, Papua,” ucap Ganjar.
Ganjar mengatakan, dirinya begitu bahagia bisa menginjakan kaki di tanah Papua.
“Hari ini saya merasa sangat bahagia, berdiri di depan kalian semua,” katanya.
Ganjar berpesan agar seluruh masyarakat untuk bersama membangun Papua dan mesti hormati budaya.
Sementara itu, Koordinator Ganjarist Papua, Yulianus Dwa mengatakan, sebanyak 25 relawan minta Ganjar datang ke Papua. (tt)