OPM Tembak Warga Hingga Bakar Kios dan Sekolah, 1 Pelaku Ditinggal Kelompoknya
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melancarkan teror dengan menembak seorang warga sipil hingga membakar kios dan gedung sekolah di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai pada Selasa malam (21/05/2024).
Ka Ops Damai Cartenz 2024 Kombes Faizal Ramadhani menjelaskan dalam keterangannya bahwa peristiwa tersebut benar terjadi yang dilakukan oleh anggota OPM di Paniai Timur.
Kabid Humas mengatakan kejadian berawal pada Selasa (21/05) sekitar pukul 21.35 WIT, dua orang yang anggota OPM dengan menggunakan motor singgah ke kios milik Arwin (34) untuk membeli rokok.
“Setelah menerima rokok tersebut, salah satu OPM tersebut mengeluarkan senjata api dan langsung melakukan penembakan. Beruntung tembakan tersebut tidak mengenai Arwin hanya mengenai helm yang digantung di dalam rumah,” ucap Kabid Humas, Rabu, (22/05/2024).
Tidak hanya melakukan penembakan, OPM juga melakukan pembakaran sekitar 12 petak kios dan membakar gedung sekolah PAUD, SD dan SMP YPPGI Kepas Kopo.
“Dapat kami sampaikan bahwa, untuk sejumlah bangunan kios yang dibakar oleh OPM masih dalam proses pendataan oleh Satgas Damai Cartenz 2024 dan Polres Paniai. Sementara untuk bangunan gedung sekolah yang dibakar oleh OPM yaitu gedung sekolah PAUD, SD, dan SMP YPPGI Kepas Kopo, Paniai,” ungkap Kabid Humas.
Lebih lanjut, Aparat Gabungan TNI Polri segera merespon kejadian tersebut dengan mendatangi TKP. Pada saat aparat gabungan hendak melakukan evakuasi terhadap warga sipil di sekitar TKP, OPM melepaskan tembakan sehingga terjadi kontak tembak antara OPM dan aparat gabungan TNI Polri.
Setelah kontak tembak, personel TNI-Polri berhasil mengevakuasi para guru beserta keluarganya ke Mapolres Paniai sebanyak 23 (dua puluh tiga orang) orang, yang diantaranya 9 (sembilan) orang laki-laki, 10 (sepuluh) orang perempuan dan 4 (empat) orang anak.
Selanjutnya, sekitar pukul 05.45 WIT satu anggota OPM ditemukan berada di got atau parit sekitar TKP pembakaran kios. Pelaku diduga ditinggal oleh komplotannya karena mengalami luka berat saat menjalankan aksinya. Saat ini yang bersangkutan telah menjalani perawatan di RS Paniai.
Kombes Benny juga mengatakan bahwa aparat gabungan mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di sekitar pelaku.
“Personel juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 1 (satu) buah magazen dalam kondisi terbakar, 1 unit handphone, 1 teleskop dan 1 pisau gergaji kecil,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani,mengatakan situasi Kamtibmas di Kabupaten Paniai sudah berangsur pulih, namun aparat gabungan TNI-Polri masih bersiaga guna mengantisipasi serangan susulan.(tt)