Aliansi Cipayung Papua Pengunungan Desak Pemerintah Fasilitasi Penyelesaian Sangketa Tanah Wouma-Welesi
TERASTIMUR.com, WAMENA – Aliansi Cipayung Papua Pengunungan terdiri dari GMKI Cabang Wamena, PMKRI Cabang Jayawijaya, dan GMNI Cabang Jayawijaya mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memfasilitasi penyelesaian tanah Wouma-Welesi karena saat ini menuai pro dan kontra pembangunan kantor gubernur.
Ketua GMKI Cabang Wamena, Theo Michael Mabel mengatakan, persoalan sengketa tanah Welesi-Wouma hingga saat ini tak terselesaikan sehingga terhambat proses pembangunan kantor gubernur.
“Kami prihatin atas terhambatnya proses pembangunan kantor Gubernur berhubung lokasinya bermasalah. Kami tahu karena Daerah Otonomi Baru (DOB) hadir guna untuk mengatasi ketertinggalan dan keterbelakangan.”
“Lanjutnya karena berhubung proses pembangunan kantor atau honai Papua Pegunungan bermasalah berhubung tanah bersengketa membawa dampak kepada terhambatnya pelayanan pemprov Papua Pegunungan,” kata Theo, Kamis (6/6/2024)
Theo mengatakan, demi kelancaran pelayanan pemprov Papua Pegunungan ia mendesak sesegera mungkin untuk memberikan ruang kepada baik pihak pro maupun kontra agar sengketa pembangunan dapat berjalan.
Ia menekankan agar Pemprov jangan memandang sebelah mata dengan alasan minoritas sekalipun itu warga minoritas yang menolak. Kerena diatas itulah masyarakat berkebun mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.
“Itu sebabnya kami menyarankan agar pemprov Papua Pegunungan sesegera mungkin memberikan ruang dan membahas dari hati ke hati tanpa merugikan pihak tertentu,” ujarnya.(tt)