Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan
“Berbagai upaya untuk pemerataan kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak harus terus dilakukan dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat,” tutur Lestari Moerdijat atau yang kerap disapa Rerie dalam keterangannya, Kamis (12/10/2023).
Semisal di Kota Jakarta, tercatat 167 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) negeri dan 4.000 PAUD swasta yang tersebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten yang sudah mendapatkan bantuan biaya operasional dari pemerintah daerah untuk kemudahan masyarakat dalam mengakses pendidikan sedari dini.
Target pemerintah di tahun 2030 jumlah masyarakat buta huruf turun menjadi 0,40% atau yang belum dientaskan sekitar 711 ribu orang. Program pengentasan buta huruf ini bisa terus berlanjut mengikuti program kejar paket sehingga yang bersangkutan bisa mendapatkan ijazah.
Ririe menambahkan bahwa kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat merupakan langkah yang strategis dalam membuka peluang pengembangan potensi yang dimiliki setiap warga negara.
“Upaya membuka akses seluas-luasnya agar masyarakat menikmati layanan sejak dini, seperti PAUD misalnya. Membuka peluang bagi negara untuk sedini mungkin memperluas upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi penerus bangsa,” lanjutnya.
Rerie berharap upaya mempermudah akses pendidikan kepada masyarakat konsisten dilakukan dengan dukungan semua pihak, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, demi mengakselerasi proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing dan berakhlak mulia.
“Dengan kemampuan membaca, menulis dan berhitung masyarakat yang lebih luas, peluang untuk bekerja di sektor formal pun semakin terbuka,” tutupnya. (tt)