Layani 10 Pasien Gawat Darurat Setiap Bulan, PSC 199 Dinkes Pemkab Jayapura Terkendala SDM

0

TERASTIMUR.com – Unit Pelaksana Teknis Dinas Public Safety Center 119 Hasale Hakhoisobo Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura setiap bulan melayani 10 pasien gawat darurat.

PSC 119 adalah pusat pelayanan yang menjamin akses masyarakat dalam hal-hal yang berhubungan dengan kegawat daruratan medis yang berada di Kabupaten Jayapura selama 24 jam.

Kepala UPTD PSC 119 Hasale Hakhoisobo, Rachel Kakisina mengatakan dengan adanya PSC 199 pihaknya cepat tanggap untuk menolong masyarakat dalam keadaan darurat.

Masyarakat dapat menghubungi layanan itu, tanpa harus menggunakan pulsa.

“Jadi layanan 199 masyarakat bisa menghubungi kami dan ada edukasi tentang sistem gawat darurat yang dialami. Kami bisa turun lapangan dan melakukan tindakan. Observasi dengan tindakan itu bisa berjalan di rumah kita lakukan atau langsung rujuk,” jelasnya di Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, Minggu (24/9/2023).

Rachel menjelaskan bukan hanya pada keadaan gawat darurat di rumah saja, namun kecelakaan lalu lintas hingga penanganan tim medis lapangan seperti kegiatan hari raya kenegaraan, sepak bola, dan kegiatan lainnya. Kasus paling banyak ditangani adalah keadaan darurat di dalam rumah.

“Kasus paling banyak adalah darurat rumah seperti struk kebanyakan serangan tiba-tiba dirumah. Setiap bulan diatas sepuluh pasien. Ada juga yang pernah meninggal dalam perjalanan,” jelasnya.

PSC memiliki wilayah pelayanan dari Depapre, Sentani, Doyo. Rachel mengakui pihaknya terkendala sumber daya manusia.

“Kami memiliki satu perawat dan bidan. Perawat juga merangkap driver. Ketika tim satu sudah turun lakukan tindakan, yang lain tidak bisa,” jelasnya.

Meski begitu, menurut dr. Vini Mandasari yang bertugas peralatan PSC 199 dilengkapi dengan oksigen, monitor tekanan darah dan nadi.

“Ini seperti ruangan pasien ICU, jadi ini mini ICU, ada obat-obatan, APD, dan lainnya.” (tt)

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *