HMI Merauke Menolak Pembukaan Lahan Perkebunan Tebu Seluas 2 Juta Hektar
TERASTIMUR.com, MERAUKE – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Merauke menyatakan sikap terkait rencana pembukaan perkebunan tebu seluas 2 juta hektar yang akan dibuka di Merauke, Papua Selatan oleh Pemerintah.
HMI menilai Pemerintah Provinsi Papua Selatan tidak mau belajar dari kegagalan proyek Merauke Integrated Food and Energy (MIFEE).
Ketua Umum HMI Cabang Merauke, Fio Pani Rizki Siregar mengatakan jutaan hektar hutan di Papua menghadapi ancaman. Rencana perkebunan tebu untuk mencapai swasembada gula dan bioetanol berisiko membuka hutan alam dalam skala besar
“Baru-baru ini Presiden Joko Widodo menandatangani keputusan Presiden yang membentuk satuan tugas untuk mempercepat investasi perkebunan Tebu yang terintegrasi. Alih-alih ketahanan pangan dan pengembangan bioetanol untuk kurangi energi fosil, rencana perkebunan skala besar di Papua justru melanggengkan deforestasi dan berubah menjadi penyumbang emisi. Memperparah kerusakan hutan konservasi tinggi, keanekaragaman hayati, hingga kelangsungan masyarakat adat,” kata Fio Pani.(tt)