Gagal Panen Akibat Cuaca, Disperindag Mimika Klaim Harga Sayuran Masih Normal
TERASTIMUR.com, MIMIKA – Curah hujan tinggi di Kabupaten Mimika akhir-akhir menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen, khususnya petani sayur.
Pada dasarnya situasi ini berdampak pada harga sayuran di pasaran. Karena sayuran terbatas, harganya pun naik.
Namun, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten (Disperindag) Mimika, Petrus Pali Ambaa mengklaim harga sayuran saat ini masih normal.
“Kangkung dan sawi Rp15 ribu per kilo, ketimun Rp7 ribu per kilo. Jadi harganya masih wajarlah,” ujar Petrus, Kamis (8/8/2024).
Cabai keriting Rp Rp100 ribu, cabai merah Rp90 ribu. Cabai rawit merah Rp100 ribu. Harga ini katanya, berdasarkan data yang di-update setiap hari oleh Disperindag.
Kenaikan harga di pasaran akan terjadi apabila kurang pasokan dari petani lokal. Mengatasi kenaikan harga, biasanya komoditi tertentu dipasok dari luar. Kenaikan harga juga biasa terjadi jika komoditi dari tempat asal sedang terbatas
“Kalau kurang, tentu akan kita pasok dari luar. Para distributor pasti akan menyesuaikan dengan harga tempat pengambilannya. Ditambahkan lagi dengan biaya transportasi,” katanya.
Namun, kata Petrus ke depan tidak menutup kemungkinan harga di pasaran akan mengalami kenaikan apabila musim hujan masih terus terjadi.(tt)