Diduga Ada Pejabat Pemerintah Provinsi Papua Liburan Keluar Negeri Dengan Alasan Mengurus Beasiswa

0

TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Pejabat Pemerintahan Provinsi Papua diduga malah berangkat ke Amerika dan tidak meyelesaikan masalah beasiswa yang membuat mahasiswa Papua di dalam dan luar negeri terancam dipulangkan.

Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Mahasiswa Penerimah beasiswa Otsus Papua, John Reba mengatakan, ada banyak mahasiswa yang akan wisuda bulan Mei tahun ini tapi mereka terancam dipulangkan.

“Sangat sedih sekali kalau sampai mereka itu pulang, nereka sudah berjuang 3, 4 tahun lebih untuk bisa selesaikan pendidikan di luar negeri ini tinggal mau tunggu wisuda bulan Mei Terus kalau mereka dideportasi betapa hancur hati mereka orang tua termasuk kita di Papua kita rugi besar,” ujarnya.

Ia menyangkan malah pemerintah pergi berlibur ke Amerika.

“Lalu kemudian pemerintah provinsi Papua bilang bisa bilang tidak sanggup ya kalau tidak sanggup artinya tidak ada uang tapi di hari kemarin mereka bisa tinggalkan Papua tinggalkan Jayapura ini menuju Jakarta untuk di Amerika,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah pergi ke Amerika dengan alasan mau pergi mengurus terkait beasiswa.

“Masalah beasiswa itu ada di Papua bukan ada di Amerika bukan ada di Jakarta ada di Papua di Jayapura harus selesaikan di sini bukan berangkat di Amerika,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya sudah sudah mengecek perjalanan ke Amerika itu itu hanya jalan-jalan.

“Pergi ke KBRI di Washington itu di dalam jadwal cuma 2 jam hanya 2 jam yang lain itu semua itu pergi mengunjungi beberapa tempat wisata dan itu merupakan tempat wisata,”katanya.

Maka ia mengaskan pemerinta h dinilai telah memanfaatkan isu beasiswa untuk jalan – jalan ke Amerika.

“Jadi jangan jadikan persoalan beasiswa ini diboncengi untuk perjalanan keluar yang hanya hambur-hambur ruang hura-hura ya tadi saya bilang ini orang Papua anak-anak lagi menangis tapi pejabat ini mau jalan-jalan ke luar negeri,” karanya.

Dengan sikap pemerintah ini sebagai orang tua mahasiswa menilai pemerintah tidak punya hati bangun SDM Papua sesuai amanat UU Otsus Papua.

“Ya Mereka (Pemerintah Provinsi Papua) Tidak punya hati ya kami sampaikan saja hati-hati jangan sampai Tanah ini telan kalian, hati-hati anak-anak menangis kami orang tua juga tanam lutut berdua panggil nama Tuhan terus jadi hati-hati,” katanya.

“Mereka ada 17 orang hanya 3 orang batal berangkat dan dilihat dari nama semua rata – rata semua pejabat yang akan berangkat, Asisten Satu dan beberspa kepala dinas gelombang pertama berangkat dari jayapura kemarin pagi yang kedua akan berangkat tangal 14,” sambungnya.(tt)

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *