Dampak Cuaca Ekstrem, Pemerintah Cari Solusi Krisis Pangan di Papua Tengah
TERASTIMUR.COM – Krisis pangan akibat cuaca ekstrem di Papua Tengah membuat pemerintah bergerak cepat mencari solusi.
Satu di antaranya melalui kolaborasi kerja antara pemerintah pusat, Pemprov Papua Tengah, dan Pemkab Puncak.
Tak ayal, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengundang Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, dan Bupati Puncak, Willem Wandik, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Pangdam Cenderawasih dan Kapolda Papua untuk rapat bersama di Jakarta pada 9 Agustus 2023 lalu.
Dalam kesempatan itu, Pejabat Gubenur Papua Tengah, Ribka Haluk, melalui Plh Sekda Papua Tengah, Anwar H Damanik, menyebutkan bahwa kondisi masyarakat di Distrik Agandugume dan Lambewi, Kabupaten Puncak berangsur membaik pasca-masuknya bantuan pangan.
“Kita sudah tahu bersama bahwa pemerintah daerah dibantu pemerintah pusat serta TNI-Polri secara bahu-membahu mendorong bantuan ke Agandugume dan Lambewi, sehingga kini masyarakat di sana telah ditangani dengan baik,” jelasnya, Sabtu (12/8/2023).
Anwar menegaskan pemerintah daerah berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam mengatasi krisis pangan di Kabupaten Puncak.
Namun, bantuan ini merupakan solusi jangka panjang.
“Melalui rapat bersama Menteri PMK bersama lintas kementerian jajarannya, Pj Gubernur, Bupati, Kapolda dan Pangdam, dibahas tentang bagaimana percepatan penanganan bencana pangan atau terjadi cuaca ekstrem yang secara periode dialami daerah di Pemprov Papua Tengah,” ujarnya.
Anwar menambahkan detail rapat bersama Menteri PMK dan jajarannya nantinya akan dibahwa oleh seluruh jajaran Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Kabupaten Puncak.
haknya berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak, khususnya pemerintah pusat atas permasalahan yang dihadapi masyarakat di Papua Tengah.
“Kita tahu bersama rencana pemerintah pusat akan membangun pusat lumbung pangan permanen di Papua Tengah untuk mengatasi cuaca yang susah ditebak di beberapa daerah.”
“Ini adalah langkah strategis yang dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.