Bupati Jhon Banua: Tidak Ada Pilih Suku dan Ras Dalam Tingkatkan Infrastruktur di Jayawijaya,
TERASTIMUR.com, JAYAWIJAYA – Jhon Ricard Banua Bupati Kabupaten Jayawijaya, menegaskan tidak ada istilah pilih kasih atau pilih suku bahkan perbedaan atas nama agama dalam melakukan berbagai pembangunan untuk masyarakat Jayawijaya, terutama pembangunan infrastruktur jalan.
“Selama ini wilayah gunung ini merasa tertinggal, selama saya jabat Bupati dan saudara wakil, kami tidak memilih suku ini, suku itu, atau distrik ini, distrik itu, tidak. Kami membangun merata, kita lihat tingkat kesulitan,” kata Bupati Jhon dalam kunjungan di Distrik Ibele, Rabu (29/11/2023).
Pembangunan yang dilakukan secara merata itu, kata Bupati Jhon, dari 40 Distrik di Kabupaten Jayawijaya, 39 di antaranya akses transportasi darat telah terhubung dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.
“Tuhan memberikan kita pikiran, kekuatan, dan akhirnya dari 40 distrik, 39 distrik sudah bisa dilewat kendaraan darat,” ujar Bupati Jhon dihadapan masyarakat di Kampung Jagarobak, Distrik Ibele.
Selain itu, kata Bupati Jhon, saat ini Pemda Jayawijaya hendak membangun akses jalan dari Distrik Muliama menuju Distrik Wame hingga ke Distrik Maki Kabupaten Lanny Jaya.
“Itu yang kita lagi buka (kerjakan) sekarang. Mudah-mudahan, masyarakat bisa nikmati jalan ini,” harapnya.
Lebih jauh Bupati Jhon menjelaskan, setelah 39 Distrik akses jalannya terhubung, tersisa 1 distrik yang sulit adalah Distrik Trikora.
Untuk mengatasinya, katanya, setiap kampung atau desa di Trikora, pemerintah buka akses bandara sebagai akses transportasi masyarakat.
“Sekarang kita bantu masyarakat di Trikora supaya setiap kampung bisa buka bandara, kemarin dari perwakilan perhubungan dari pusat sudah survey. Mudah-mudahan tahun ini dapat jatah penerbangan subsidi beberapa kampung di Trikora” jelasnya.
Bupati Jhon menegaskan, perubahan dan pembangunan harus bisa dinikmati masyarakat, karena untuk itulah tujuan pemerintah hadir.
“Jadi saya harap kepada bapak ibu sekalian, marilah kita bersatu untuk bangun. Tidak ada perbedaan, kami ingin bersatu membangun Jayawijaya kedepan yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (tt)