Bupati Fakfak Respon Usulan Penambahan Kuota P3K Nakes

0

TERASTIMUR.com – Bupati Fakfak Untung Tamsil merespon usulan penambahan kuota pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tenaga kesehatan (Nakes).

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Fakfak, Pierre S Kwando mengatakan, sebelumnya pihaknya telah memfasilitasi pertemuan antar nakes dan Bupati Untung Tamsil.

“Memang sebelumnya kami telah fasilitasi pertemuan para nakes dengan bapak bupati untuk membicarakan ini, dan Pak Bupati telah merespon baik sekali,” kata Pierre kepada Fakfak Papua Barat, Rabu (20/9/2023).

Ia mengatakan, dalam pertemuan dengan Bupati Untung Tamsil, seketika itu langsung ada tindak lanjut dari orang nomor satu di Fakfak tersebut dengan menghubungi bagian Kemenpan dan telah tersurati.

Pierre mengatakan, pada prinsipnya para nakes di manapun berada tentu bekerja pastinya menggunakan hati dan etika.

“Sehingga ada persoalan maka bisa diselesaikan dengan baik, termasuk keterkaitan dengan kuota dan tentu kami fasilitasi agar jangan sampai ada hal-hal yang bersinggungan,” pungkasnya.

Ia mengatakan, semuanya tentu dapat diselesaikan secara baik-baik dan mencari solusi bersama.

“Karena kalau kita semua bersama-sama pasti ada solusi terbaik dan keputusan yang baik juga, prinsipnya kami di dinas sangat terbuka makanya saat para nakes datang kami mendengar dan fasilitasi mereka,” jelas Pierre.

Ia membeberkan, sebelumnya melalui Kemenpan pihaknya diberikan kuota sebanyak sekira 331 orang, namun ternyata yang hanya bisa dilakukan verifikasi faktual atau verfak itu hanya 248 orang.

“Untuk itu kita berupaya sisanya tersebut bisa diambil lagi oleh kita, jadi sebetulnya data kuota yang ada pada 2023 ini telah diambil pada 2021 dan diverfak pada 2022 lalu, sehingga hasilnya keluar pada 2023,” ungkapnya.

Dengan berbasis ABK, Pierre berharap rekan-rekan nakes dapat mengisi kuota untuk mengurangi kontrak daerah jika sudah masuk ke PPPK.

“Kami sangat senang dan menyambut baik para teman-teman nakes bisa datang ke kami dan mencari solusi bersama untuk mengawal, agar semua bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dari hasil kuota yang ditetapkan, apabila setelah dilakukan upaya penambahan tetapi belum dapat terpenuhi dan sudah menjadi keputusan Kemenpan, maka harus bisa diterima baik.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan kepada para nakes yang belum bisa mengikuti PPPK pada tahun 2023, pihaknya akan mengupayakan untuk dapat diakomodir pada 2024 mendatang.

“Mereka para nakes sudah paham akan hal itu dan semua sudah tahu prosedurnya dan saya minta semua mengawal ini,” imbaunya.

Sebelumnya diketahui, para nakes pada Selasa malam (19/9/2023) mencoba menemui Bupati Fakfak Untung Tamsil untuk menyampaikan aspirasi mereka soal penambahan kuota penerimaan PPPK.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *