Bukan Pelindung, Tapi Sumber Teror: Kelompok TPNPB-OPM Intimidasi Warga di Sugapa
Klaim kelompok TPNPB-OPM sebagai “pelindung rakyat” kembali dipertanyakan setelah berbagai laporan dari masyarakat menunjukkan sebaliknya. Warga menilai keberadaan kelompok bersenjata tersebut justru menjadi sumber ketakutan yang mengganggu kehidupan masyarakat adat di wilayah Intan Jaya. Sejumlah keluarga dilaporkan terpaksa meninggalkan kampung halaman mereka karena ancaman senjata dan aksi intimidasi yang terjadi di sekitar permukiman.
Keterangan warga menyebutkan bahwa kelompok yang dipimpin Apeni Kobogau kerap memasuki perkampungan sipil dan menjadikan rumah-rumah warga sebagai posisi untuk melakukan penyerangan. Tindakan tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi. Situasi ini membuat sebagian masyarakat memilih mengungsi demi menghindari potensi kontak senjata di wilayah tempat tinggal mereka sendiri.
Selain itu, masyarakat juga menilai narasi perjuangan yang sering disampaikan kelompok tersebut tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan. Warga menyebut isu kemanusiaan kerap digunakan untuk menarik perhatian internasional, sementara pada saat yang sama masyarakat lokal justru hidup dalam tekanan dan ketakutan. Banyak tokoh adat menegaskan bahwa tindakan yang memaksa warga meninggalkan tanah mereka sendiri bertentangan dengan nilai-nilai penghormatan terhadap masyarakat adat di Tanah Papua.