Baznas Papua Salurkan Program Pemberdayaan Ekonomi
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Papua menyalurkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan merenovasi puluhan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu yang tersebar di empat Kabupaten/Kota di Papua.
Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun di damping Ketua Banzas Papua Ir. H Merza Edy Nadzari meresmikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura,Papua dan menyerahkan bantuan tempat usaha pemberdayaan ekonomi masyarakat bagi masyarakat kurang mampu.
Pj Gubernur Ridwan Rumasukun dalam sambuntanya mengapresiasi program banzas merenovasi rumah tidak layak huni dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bagi warga tidak mampu.
”jangan melihat rumah layak huni dari bicaranya tetapi ke ikhlasanya teman-teman di banzas,kita merealisasikan program presiden yang pertama mengurangi angka kemiskinan ekstream dengan adanya zmart maka usaha ekonomi bergerak maka kemiskinan ekstream bisa di kurangi”ujar Penjbat Gubernur Papua
Sementara itu Ketua Baznas Papua Ir. H Merza Edy Nadzari menyampaikan RLTH dalam rangka pengetasan kemiskinan dengan meningkatkan kesejahteraan mustahiq (masyarakat kurang mampu) baik melalui renovasi maupun membangun rumah baru.
Lanjut Edy Nadzari program renovasi rumah sebanyak 30 rumah tidak layak huni tersebar di empat Kabupaten/Kota di Papua yakni Kota Jayapura,Kabupaten Jayapura,Keerom dan Sarmi.
“ dalam rangka pengetasan kemiskinan dengan meningkatkan kesejahteraan mustahiq atau masyarakat tidak mampu dimana tempat tinggal mereka di nilai kurang layak sehingga perlu dilakukan perbaikan,”ujar Ketua Baznas Papua
Edy menjelaskan bantuan renovasi rumah tidak layak huni tersebut di anggaran sekitar Rp 25 juta per unit rumah, menggunakan anggaran Baznas Republik Indonesia dan dana Zis Bazana Provinsi Papua, sedangkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pemberiaan tempat usaha yang di beri nama Zmart kepada 78 penermima manfaat yang tersebar di 8 Distrik di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
“ Zmart akan dilakukan pendampingan selama 18 bulan kedepan meliputi pelatihan manajeman usaha dan keuangan ,bantuan perbaikan tempat usaha ,bantuan modal usaha,”ungkapnya
Salah satu penerimaan manfaat bantuan Zmart Husein mengucap syukur bisa mendapat bantuan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan adanya tempat usaha baru bisa membantu perekonomian keluarga.
“ allhamduliah berkesempatan mendapatkan manfaat baznas ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan mudahan ibadah dan dakwahnya kedepan kami punya komitmen untuk bagimana menjadi muzaki di baznas itu sendiri sedang merintis,” kata Husein4
Edy Nadzari menambahkan renovasi rumah tidak layak huni yang dilakukan Baznas menyasar pada rumah milik kaum dhuafa yang kondisinya mengkhawatirkan dan mengalami berbagai kerusakan, ini bukti nyata Baznas untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat setempat,di harapkan bantuan dapat memberikan dampak postif bagi kehidupandan kesejahteraan Warga Papua yang membutuhkan.pungkasnya. (tt)