Bawaslu Papua Deklarasikan Pilkada Damai di Jayapura
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama pasangan calon gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Man0 -Yermias Bisai, dan paslon nomor urut 2, Matius D Fakhiri-Aryoko Rumaropen, mendeklarasikan pilkada damai di Lapangan PTC Entrop, Kota Jayapura, Selasa (24/9/2024).
Dua pasangan calon gubernur Papua itu membacakan tujuh poin pemilu damai di Provinsi Papua.
Mereka menyatakan pelaksanaan Pilkada 2024 harus berjalan jujur, adil, damai, dan berintegritas.
“Memastikan setiap tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua tahun 2024 berlangsung dalam suasana kedamaian serta bertekad tidak memberi ruang terhadap adanya ujaran kebencian, hoaks, politisasi SARA dan politik uang, serta tidak menghasut dan melakukan adu domba di kalangan masyarakat,” kata kedua paslon gubernur.
Setelah membacakan naskah deklarasi pemilu damai, kedua paslon menandatangani naskah deklarasi bersama Bawaslu Provinsi Papua, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua, Pj. Gubernur Provinsi Papua, Majelis Rakyat Papua, Pangdam XVII Cenderawasih, Danlanud Silas Papare, Danlantamal X Jayapura, Kapolda Papua, dan Kajati Provinsi Papua.
Ketua Bawaslu Papua Hardin Halidin mengatakan poin penting dari deklarasi pengawasan dan pemilu damai itu adalah adanya komitmen tidak hanya dari pasangan calon nomor urut 1 dan 2 tapi juga dukungan dari forkopimda dan masyarakat Papua untuk bersama-sama melaksanakan penyelenggaraan pilkada dalam suasana yang damai.
“Kami mendapatkan komitmen untuk bersama-sama melaksanakan pilkada dalam suasana jujur, adil damai, dan aman. Tapi juga tidak melanggar atau keluar dari reel peraturan perundang-undangan yang berlaku, itu yang paling penting,”ucapnya.
Menurut dia hal penting lainnya masing-masing pasangan calon berkomitmen melaksanakan tahapan pilkada sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Masing-masing pasangan calon akan menghormati proses dan mekanisme penegakkan hukum, jika kemudian masing-masing paslon itu diduga melakukan pelanggaran-pelanggaran, dan pastinya akan dengan senang hati untuk mengikuti semua proses penegak hukumnya,” pungkasnya.(yb)