Akibat Gangguan Keamaan di Puncak Jaya Harga BBM Capai Rp 100 Ribu Per Liter

0

TERASTIMUR.com, PUNCAK JAYA – Pasca gangguan keamanan di Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah beberapa waktu lalu, sejumlah pedagang pengecer BBM diduga menaikkan harga BBM secara sepihak

Mereka berspekulasi bahwa kendaraan lajuran pengangkut logistik tidak akan masuk ke Puncak Jaya dari Wamena.

“Terjadi kepanikan di tengah pengecer spekulan yang terindikasi menimbun BBM dengan diam-diam. Tapi kalau harga sampai Rp75 ribu bahkan Rp100 ribu di lapangan itu diluar kewenangan kami,” ungkap Direktur APMS PT Alda Papua Sejahtera (APS) Delviono Thenu.

Ia memastikan stok BBM baik Pertalite maupun Solar di Mulia Puncak Jaya Papua Tengah masih aman dan tersedia.

“Jadi tidak benar kalau BBM di Mulia Langka. Buktinya setiap awal pekan kami rutin distribusikan BBM baik pertalite maupun solar sesuai dengan ketentuan satu harga di masyarakat. Pertalite Rp. 10.000 per liter dan Solar di Rp. 6.800 per liter,” ucapnya.

Menurutnya apa yang terjadi saat ini dipicu kepanikan pasarĀ  yang kemudian oleh pedagang nakal sengaja menimbunĀ  BBM.

Pj Bupati Puncak Jaya Tumiran, menyayangkan aksi pedagang nakal yang menaikkan harga BBM sepihak serta menimbun BBM.

“Pedagang yang nakal akan kami tindak tegas dan akan dilakukan operasi pasar oleh Satpol PP. Stok BBM di Puncak Jaya masih terkendali. Hal ini karena kepanikan di pedagang yang menimbun BBM secara sembunyi-sembunyi,” tegas Tumiran.

Ia menambahkan bahwa jajarannya tengah menyiapkan SPBU Pertamina Satu harga di Distrik Mulia yang akan diinspeksi langsung oleh PT Pertamina. Hal ini diupayakan agar kebutuhan BBM di Puncak Jaya tetap terlayani dengan baik dan sama dengan harga di kota lainnya.

“Saya mengimbau agar para pedagang khususnya pengecer agar tidak menaikkan harga BBM sepihak apalagi menimbun. Jangan terpengaruh dengan isu miring apalagi hoaks yang membuat masyarakat panik. Akhirnya yang dirugikan adalah masyarakat. Jika ketahuan akan kami tindak tegas,” tutupnya.

Kapolres Puncak Jaya, Kuswara menambahkan, situasi Kamtibmas di Puncak Jaya masih tergolong rawan.Dengan adanya demikian Polres Puncak Jaya juga melakukan patroli untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta terus menghimbau masyarakat terutama supir lajuran dan pengendara ojek untuk lebih waspada sesuai surat edaran berlaku.

“Diharapkan agar seluruh masyarakat untuk pengendara ojek dan Supir lajuran tetap waspada. Kemudian dapat memberikan informasi dan berkoordinasi terkait dgn situasi di kampung-kampung yang tidak terjangkau dgn aparat,” ucapnya.(tt)

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *