Beasiswa Siswa Unggul Papua Masih Menjadi Polemik di Papua

0

TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Sampai saat ini beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP) masih jadi polemik di Papua maupun Kota Jayapura.

Merespon hal itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengatakan, pada Kamis (11/1/2024) Gubernur dan Bupati/Wali Kota dan Kepala BPSDM se Papua telah menggelar rapat koordinasi dengan kemendagri di Jakarta.

“Ada beberapa hal yang menjadi pembahasan dari hasil evaluasi keberlanjutan dari program beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP),” kata Frans Pekey, Senin (15/1/2023).

Pekey mengatakan, program beasiswa SUP kewenanganya ada ditingkat provinsi.

“Bukan di Kabupaten/Kota Itu sesuai dengan kesepakatan tanggal 23 Juli 2023, itu salah satu poinnya adalah itu kewenangan ditingkat Provinsi,” ujarnya.

Dia mengatakan, dari hasil rakor tersebut untuk provinsi lainya tidak ada masalah, masing-masing pemerintah sudah mengurusnya.

Sedangkan Provinsi induk yang baru diselesaikan pada bulan Januari sampai Juni 2023 tunggakanya.

“Sedangkan tunggakan Juli sampai Desember 2023 belum dibayarkan. Tentu itu, jumlahnya cukup besar kurang lebih 1.000 lebih mahasiswa untuk Provinsi Papua” ucapnya.

Pekey mengatakan, Kemendagri telah meminta untuk harus segera menyelesaikan beawasiswa SUP kurang lebih seminggu.

“Kita juga sepakat nanti akan ada pertemuam lagi pada tanggal 18 Januari 2024. Antara Gubernur papua dan Bupati Walikota se provinsi Papua khusus,” ujar Pekey.

Pertemuan tersebut untuk membicarakan tentang skema pembiayaan.

“Modelnya sharing bantuan, jadi Provinsi menanggung berapa persen kabupaten/kota menanggung berapa persen,” tutupnya.(tt)

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *