4 Penyebab Badan Lelah Meski Tidur Cukup di Malam Hari
TERASTIMUR.com – Pernahkah Anda merasa lelah dan lemas di pagi hari meski sudah tidur delapan jam saat malam? Kondisi ini bisa menjadi hal menjengkelkan, terutama jika harus bekerja atau melakukan beragam aktivitas lainnya.
Dilansir dari Sleep Foundation, tubuh sebenarnya melakukan proses perbaikan dan pemeliharaan saat kita tidur di malam hari. Hal ini membuat kita akan merasa segar dan bugar setelah mendapat waktu tidur yang cukup.
Sayangnya, ada beberapa orang yang justru masih merasa lelah meski sudah tidur malam yang cukup. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui penyebab badan lelah meski tidur cukup di malam hari.
Melansir dari Cleveland Clinic, Marri Horvat, seorang spesialis gangguan tidur mengatakan bahwa ada penyebab fisik dan mental yang bisa memicu seseorang tetap merasa lelah meski kita sudah tidur nyenyak di malam hari.
Berikut beberapa hal yang bisa membuat kita merasa lelah meski sudah tidur nyenyak di malam hari:
1. Gangguan tiroid
Dalam beberapa kasus, rasa lelah setelah terbangun dari tidur bisa menjadi tanda adanya masalah pada kelenjar tiroid. Secara khusus, bahwa kelenjar tiroid yang kurang aktif.
Ini terjadi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid, yang pada gilirannya memperlambat metabolisme dan dapat menyebabkan kelelahan terus-menerus.
2. Pola makan
Makan dalam porsi besar sebelum tidur bisa mengganggu kualitas tidur kita.
Horvat juga mengatakan bahwa minum alkohol empat jam sebelum tidur bisa menyebabkan kualitas tidur menurun.
“Meskipun alkohol mungkin terasa membantu Anda tertidur, alkohol sebenarnya menyebabkan fragmentasi tidur Anda dan mengubah tahapan tidur Anda,” ucap Horvat.
Pada akhirnya, kondisi ini akan menurunkan kualitas tidur sehingga Anda bisa merasa kurang bugar di pagi hari.
3. Gangguan kesehatan mental
Stres dan gangguan kesehatan mental lainnya bisa membuat seseorang merasa lelah dan letih saat bangun di pagi hari, Kondisi seperti kecemasan atau depresi bahkan dapat memicu seseorang merasa lelah di siang hari, meski sudah tidur cukup.
Selain itu, gangguan mood seperti gangguan bipolar atau gangguan disforik pramenstruasi juga bisa menyebabkan perasaan lesu di siang hari.
4. Anemia
Perasaan lelah yang terus-menerus juga bisa menjadi tanda anemia atau kekurangan sel darah merah.
Kondisi ini bisa menyebabkan aliran oksigen berkurang ke organ tubuh.
Gejala anemia selain badan lelah yaitu kulit pucat, sesak napas, pusing, limbung, nyeri dada hingga peningkatan detak jantung.
Bahkan jika Anda tidur delapan jam penuh, penderita anemia akibat kekurangan zat besi dapat mengalami perasaan rendah energi, jika kondisinya tidak diobati Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda sering merasa lemas meski sudah tidur cukup di malam hari.