Tindak Tegas dari Rakyat dan Pemuda Dogiyai! Kepada Komplotan Damia Yogi dan Otto Jemmy Yogi
TERASTIMUR.COM – Tindak Tegas dari Rakyat dan Pemuda Dogiyai kepada Komplotan Damia Yogi dan Otto Jemmy Yogi
Rakyat dan pemuda Dogiyai tegaskan kepada komplotan TRWP/WPA Etotoko Totiyo, yang mengatas namakan TPN-PB OPM hingga mengeluarkan PEO secara terbuka melalui media massa ini, secara tegas kami rakyat dan pemuda Dogiyai mengutuk PEO tersebut, dengan alasan bhawa kami rakyat dan Pemuda Dogiyai telah menilai PEO tersebut akan melahirkan suatu kepeningan subjektif yang akan berdampak pada kepentingan, karena selama ini rakyat Dogiyai sudah menilai kepemimpinan Gend Damianus yogi dan Otto Jemmy Yogi, bahwa dalam kepemimpin-Nya telah mencederai nilai-nilai perjuangan suci ini, yakni berbagai kerja sama antara musuh sering dan selalu dijalan bersama demi unsur kepentingan musuh, pada hal musuh adalah musuh demi Pembebasan atau kemerdekaan yang harus dicapai dalam prinsip Perjuangan-nya.
Maka itu, rakyat dan pemuda Dogiyai simpulkan bahwa; Pimpinan Gend Damianus Yogi dan Otto Jemmy Yogi yang mengatas namakan TPN-PB OPM Devisi dan Kasad Etotoko Totiyo ini, rakyat dan pemuda secara tegas tidak mengizinkan untuk menginjak kaki di atas Alam Dogiyai sesuai PEO yang dikeluarkan, karena dengan alasan bahwa:
- Ketika Korban atau militer Indonesia menembak rakyat sipil di paniai, dimana wilayah yang penempatan markas Etotoko Totiyo ada dan selalu nyata terjadi di depan mata kalian, kenapa sebagai pemimpin yang selalu mengatas namakan sebagai Panglima tertinggi dan Pemimpin Kasat tidak selalu mengambil tindak tegas, yakni perang atas pambasan rakyak sipil mu yang terjadi didepan mata di Paniai, tetapi nyatanya kalian selalu memmbiarkan rakyat dbunuh seperi sepeti binatang, tetapi jika ada konflik antara rakyat dan kelompok mu, kalian terlalu menonjol melakukan tindakan serang mengunakan alat perang kepada rakyat mu sendiri, apakah Itu harus?
- Rakyat Dogiyai paham atas PEO yang di publiskan ini, maka kami rakyat Dogiyai tidak mau dirugikan atas kepentingan hal-hal tertentu. Maka ada apa dibalik surat terbuka ini? Pada hal sudah bedah wilayah operasi.
- Rakyat dan kami Pemuda Dogiyai secara menyeluruh atau 100% tidak mengijinkan kelompok Damia yogi dan Otto jimmy yogi mengambil alih perang di lapangan ( Di dogiyai) dengan alasan bahwa mengingat persatuan rakyat dogiyai akan dihancurkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
- Stop cari masalah di Dogiyai dengan alasan apapun, karena rakyat dan pemuda sendiri akan menentukan dan melawan musuh sesuai cara dan gayanya sendiri, karena kami rakyat dan pemuda Dogiyai siap tanggung jawab apapun kondisi yang akan terjadi, karena bukan hal baru lagi bagi kami rakyat dan pemuda Dogiyai untuk menghadapi TNI dan Polri. Tetapi untuk melawan TNI dan Polri ini sudah mmenjadi biasa bagi kami.
- Banyak masalah yang perna terjadi dihadapan kalian, selama ini kemana saja kalian, jika punya alat untuk melawan musuh TNI/Polri, atau alat mu itu untuk menakut-nakut rakyat saja dan digunakan untuk merampas hakhak rakyat? Stop! Kami sudah paham atas momen yang kalian mau manfaatkan ini, karena dibalik itu tentu ada suatu unsur kepentingan antara kalian dengan TNI/Polri
- Jika berani ciptakan momen sendiri untuk melawan TNI dan Polri, dan perang pun harus sesuai mekanisme perang, jangan asal keluarkan PEO tanpa memahami aturan perang Grilya, Kami rakyat Dogiyai menilai bahwa PEO yang keuarkan ini sudah melangar kodetik Grilya, tentu ada unsur tertentu ini, bhawa untuk mengorbankan Rakyat sipil Dogiyai.
Pernyataan ini, kami rakyat dan pemuda Dogiyai buat untuk menegaskan dan menolak PEO yang mentang-mentang dikeluarkan oleh pemimpin watak coloni, yakni Damianus Yogi dan Otto Jemmy Yogi, sekali lagi kami tegaskan jagan sekali pun menginjak kaki di alam dogiyai untuk melakukan tindakan yang untuk merugikan rakyat