Penanaman Modal Dalam Negeri di Fakfak Mencapai 5 Triliun
TERASTIMUR.com, FAKFAK – Realisasi investasi atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) secara kumulatif periode 2023 di Kabupaten Fakfak Papua Barat mencapai Rp 5 triliun.
Sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar dari nilai realisasi investasi yang ada sepanjang 2023 ini.
“Kalau kita lihat dari 8 sektor ini, sektor pertanian paling banyak kontribusinya dengan nilai investasi Rp 4.930.187.415.080,” kata Kepala DPMPTSP Fakfak, Muhasim Namudat, Selasa (19/12/2023).
Muhasim telah merincikan realisasi nilai investasi untuk sektor perindustrian mencapai Rp 203.052.183.063 dan sektor perhubungan Rp 9.000.000.
“Dari Sektor PUPR itu nilai realisasi investasinya ada Rp 27.000.327.624, sektor perdagangan Rp 16.208.195.067, serta sektor energi dan sumber daya mineral Rp 100.000.000,” jelasnya..
Untuk sektor kelautan dan perikanan, nilai realisasi investasi untuk tahun 2023 sebesar Rp 104.300.000.
“Serta yang terakhir itu ada dari sektor kehutanan mencapai Rp 163.332.925.530,” tambahnya.
Sehingga total nilai realisasi investasi di Kabupaten Fakfak Papua Barat pada tahun 2023 ini telah mencapai Rp 5.339.894.346.364.
“Nilai realisasi investasi kita di tahun 2023 ini mengalami kenaikan signifikan dari tahun 2022 lalu, di mana tahu lalu itu nilainya Rp. 1.545.031.941.736,” ucapnya.
Muhasim mengatakan bahwa angka tersebut menjadikan Fakfak sebagai daerah dengan realisasi nilai investasi paling tinggi se-Provinsi Papua Barat pada tahun 2022.
Ia mengatakan, pengawasan dan terlibat aktif dalam memberikan bantuan terhadap para pelaku usaha ialah salah satu kunci kepercayaan untuk mendongkrak laju nilai realisasi investasi.(tt)