Kekurangan Armada Damkar Pengaruhi Layanan Saat Ada Kebakaran
TERASTIMUR.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD( Kabupaten Jayapura Jan Willem Rumere mengungkapkan, BPBD Kabupaten Jayapura yang juga membidangi Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Jayapura mengakui pelayanan yang diberikan Damkar belum bisa optimal karena terkendalinya sarana dan prasarana mulai dari mobil damkar hanya ada 1 unit, mobil water suplay juga 1 unit.
Dengan kondisi jumlah penduduk yang semakin padat dan perkembangan pembangunan perumahan, perkantoran yang banyak tentu bisa berpengaruh terhadap potensi kebakaran.”Kita akui jika ada kebakaran di beberapa titik tentu kita tidak bisa apa apa, sehingga kita masih bersyukur dibantu mobil Water Canon dari kepolisian,”ucapnya,Rabu (27/9).
Jan menambahkan, selain terkendala sarpras mobil Damkar yang kurang untuk pengisian air di mobil Damkar melalui mobil water suplay juga alami hambatan saat pengisian, karena harus beli di daerah Toladan karena di Sentani tidak ada tempat hydran, sehingga membutuhkan waktu untuk pengisian.
Menurutnya Jan, pihaknya sudah sering mengajukan penambahan armada Damkar yang sudah dilakukan dari dulu hingga sekarang, dan sudah mengajukan proposal permohonan bantuan Armada Damkar hingga pemerintah pusat, namun belum mendapat respon sampai sekarang.
Oleh karena itu pelayanan yang dilakukan oleh Damkar tidak maksimal karena ini karena sarana dan prasarana maupun pendukung lainnya tidak maksimal.
Dicontohkan, adanya kebakaran di komplek perkantoran Bupati Jayapura Gunung Merah Sentani melahap ludes kantor KPU Kabupaten Jayapura, Kantor Arsip dan Perpustakaan serta Kantor Radio Kenambai Umbai. Berikutnya peristiwa kebakaran di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura. tentu ini sangat disayangkan karena justru ada di jantung kota yang tidak jauh dari Kantor Unit Damkar.
Jan berharap, masyarakat tetap waspada dan hati jangan sampai peristiwa kebakaran terjadi karena human error.(tt)