Seorang Demonstran Terluka Saat Melakukan Aksi Damai di Jayapura

0

TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Seorang demonstran yang tergabung dalam Front Mahasiswa dan Rakyat Papua Anti Militerisme (FMRPAM) pingsan dan terluka usai dipukul oleh polisi yang membubarkan aksi massa di Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Selasa (2/4/2024).

Darah mengucur dari bagian hidung korban, korban diketahui bernama Edison Tebay.

Pihak keluarga mengatakan, Edison dipukul saat bernegosiasi dengan aparat keamanan di jalan masuk Asrama Mahasiswa Paniai dan Yahukimo.

Sementara, kondisi Edison disebut mengalami gangguan penglihatan meski sudah siuman.

“Kondisi keadaan sadar tapi penglihatan yang sedikit terganggu. Dapat pukul tadi di Perumnas III pas tulang alis mata,” kata Gamei Wakey.

Sementara, Gamei menyebut baru satu orang korban serius yang diketahui dalam aksi yag digelar hari ini.

Pihaknya menyesalkan tindakan represif oleh aparat kepolisian.

Padahal, negosiasi diharapkan dapat diupayakan sebelum akhirnya membubarkan massa.

“Tidak melawan (mahasiswa). Hanya bilang nego dulu, tapi langsung main pukul,” ujarnya.

Adapun korban masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di wilayah Kota Jayapura.

Koornator aksi massa FMRPAM di Perumnas III Waena, Jhon Pusop sangat menyayangkan sikap represif aparat keamanan yang dinilai tidak menghargai kebebasan menyampaikan pendapat oleh mahasiswa.

Kepolisian disebut telah membungkam ruang demokrasi di Papua, menyusul tindakan penyiksaan oleh sejumlah prajurit TNI terhadap warga sipil di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang viral baru-baru ini.

“Aksi ini kami lakukan dengan damai karena ada aparat militer yang telah menyiksa masyarakat asli Papua secara brutal dan telah disebarkan di media sosial.”

“Ini jelas pelanggaran HAM yang harus disuarakan mahasiswa, tapi malah kami dibubarkan secara paksa,” ujarnya.(tt)

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *