Harga Beras di Timika Naik Hingga Rp 17.000 Per Kilogram
TERASTIMUR.com, MIMIKA – Harga beras di Timika mengalami kenaikan. Pedagang di Pasar Sentral mengatakan saat ini harga beras berada di kisaran Rp17 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Petrus Pali Ambaa saat dikonfirmasi, membenarkan hal itu. Menurutnya kenaikan harga saat iniĀ akibat naiknya harga dari dari asal beras itu sendiri.
“Terkait masalah harga beras yang naik, gabah pada naik di tempat produksi beras itu sendiri, itu yang menyebabkan harga naik,” jelas Petrus, Rabu (21/02/2024).
Saat ditanya mengenai ketersediaan beras di Timika, Petrus mengatrakan bahwa sesuai data dari Bulog, pasokan beras di Timika masih aman selama tiga bulan ke depan.
“Memang yang harga ini fluktuaktif. Harga beras itu bukan karena persediaan kita terbatas atau beras langka di Timika. Ini memang benar-benar faktor pengaruh dari sumber beras itu sendiri,” ucapnya.
untuk harga beras Cap Pandan medium per kilo di pasaran mencapai Rp17 ribu, untuk beras cap Raja Pandan per kilo RP18 ribu sama dengan harga beras cap Raja Tawon. Sedangkan beras Bulog harganya masih sama, yaitu Rp11.800.
“Beras itu akan ada beberapa macam dan setiap hari, kan, kami dari Disperindag itu untuk mengupdate harga-harga bahan pokok di Mimika termsuk beras,” kata Petrus.(tt)