Sibuan Ternak Babi di Timika Mati Terinveksi Virus ASF

0

TERASTIMUR.com, TIMIKA – Ribuan ternak babi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah mati karena diserang virus African Swine Fever (ASF).

Dampak virus ini turut dirasakan warga yang sangat berdampak pada perekonomian hingga membuat peternak merugi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, drh Sabelina Fitriani mengungkapkan, virus ini sangat berdampak kepada masyarakat terlebih khusus para peternak babi.

“Saya himbau kepada seluruh peternak babi di Mimika untuk memisahkan ciri-ciri babi terpapar visus ASF agar tidak menular,” kata drh Sabelina, Sabtu (17/2/2024).

Ia mengatakan, kandang peternak terpapar ASF harus dikosongkan selama enam bulan agar virus tidak menyebar mengingat virus ini bertahan hingga 100 hari.

“Virus ini bisa bertahan hingga 100 hari pada kotoran dan air kencing babi dan enam bulan lamanya meskipun disimpan di kulkas,” ujarnya.

Para peternak babi disarankan untuk mencuci kandang menggunakan bayclean dan sabun pembunuh kuman lainnya.

“Virus juga bisa menempel di pakian manusia sehingga peternak harus steril. Bila perlu kandang babi sudah terkena virus, warga bisa membuat kandang baru dilokasi berbeda,” katanya.

drh. Sabelina mengatakan bahwa, peternak merupakan korban virus ASF dilarang berkunjung ke kandang peternak lain karena bakal berdampak buruk terhadap ternak babi.

“Saat ini sudah 1.185 mati dan sudah dikuburkan secara masal oleh petugas dan warga sendiri,” tutupnya.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *