Benny Wenda Klaim Militer Indonesia Telah Serang Kampung Kampung di Pegunungan
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – Presiden Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda mengklaim militer Indonesia telah serang sejumlah kampung di wilayah Pegunungan, pada 3 dan 4 Februari 2024.
“Terornya di perkampuang di West Papua” kata Wenda, Jumat (16/02/2024).
Pada Rabu lalu adalah hari pemilihan Presiden Indonesia, tapi sampai saat ini, Benny Wenda mengklaim banyak rumah dibakar habis dan penduduk desa disiksa, dan setidaknya satu warga Papua meninggal karena luka-lukanya.
Pihak militer mengklaim bahwa para korban adalah pejuang Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, yang menurut Wenda sebagai kebohongan.
“Itu (Informasi) kebohongan yang mengerikan yang langsung dibantah oleh penduduk di kampung-kampung dan kerabat mereka,” ujarnya.
Wenda menyebut, Indonesia terlihat munafik karena membawa kasus hukum ke Mahkamah Internasional (ICJ) tentang perang Israel di Gaza sambil mengintensifkan pendudukan militernya di Papua Barat.
“Kami bersimpati penuh dengan apa yang terjadi di Gaza. Namun kemunafikan Indonesia terhadap Palestina tidak bisa diabaikan karena orang Papua terus mati,” ujarnya.
Wenda mengatakan lebih dari 500.000 warga Papua Barat telah terbunuh sejak pendudukan dimulai pada Medio 1963.
“Dalam enam tahun terakhir, lebih dari 100.000 warga Papua kemungkinan besar terpaksa mengungsi. Mengungsi di tanah mereka sendiri akibat operasi militer Indonesia,” katanya.
“Genosida, ekosida, dan pembersihan etnis – masyarakat Papua Barat adalah korban dari ketiga hal tersebut. Dunia harus memperhatikan penderitaan kita,” tutupnya.(tt)