Tingkatkan Keselamatan Dalam Kerja Pertamina Mengadakan Pelatihan Dan Sertifikasi AMT

0

TERASTIMUR.com, MERAUKE – Untuk meningkatkan keselamatan kerja para pengemudi Awak Mobil Tangki (AMT), Pertamina mengadakan Pelatihan dan Sertifikasi Awak Angkutan Barang Berbahaya dan Defensive Driving Training bertempat di Fuel Terminal Sorong dan Fuel Terminal Ternate.

Pertamina mewajibkan standar sumber daya manusia bagi angkutan barang khusus berbahaya di jalur darat supaya tidak terjadi kecelakaan kerja saat pengiriman khusus dilakukan.

Edi Mangun selaku Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengatakan para Awak Mobil Tangi (AMT) yang bertugas wajib memiliki standar kompetensi dan sertifikasi tertentu terutama dalam membawa barang berbahaya.

“Perlunya kita mengadakan kegiatan ini untuk memastikan kesiapan dan meningkatkan keselamatan kerja para Awak Mobil Tangki (AMT), Pelatihan ini dilakukan guna memberi pemahaman pentingnya berkendara yang aman bagi AMT sehingga dapat menekan angka kecelakaan mobil tangki di jalan,” ucap Edi.

Sesuai dengan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 60/2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang dengan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, Fuel Terminal Sorong yang dihadiri oleh Sri Kusuma Wardhana selaku Ketua Tim Kelompok Substansi Angkutan Barang Khusus, Kementerian Perhubungan dan juga pemateri yang diikuti oleh rekan-rekan AMT FT Sorong sebanyak 85 orang.

Di tempat berbeda, Fuel Terminal Ternate dihadiri oleh Alexander Hilmi Perdana selaku Kepala BPTD Kelas II Maluku Utara dan juga pemateri yang diikuti oleh rekan-rekan AMT FT Ternate sebanyak 30 orang. Dan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dinyatakan lulus ujian sertifikasi.

Pertamina selalu berupaya dalam memastikan kesiapan para pekerja yang bertugas agar mematuhi prosedur dan mengutamakan keselamatan kerja dalam bertugas.(tt)

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *