APBD Mimika Tahun 2024 Ditargetkan Capai 7,5 Triliun
TERASTIMUR.com, JAYAPURA – DPRD Kabupaten Mimika menggelar rapat paripurna I masa sidang I dengan agenda pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.
Rapat paripurna yang diikuti anggota dewan, kepala OPD, dan TNI Polri, pimpinan partai politik, dan lembaga adat ini, telah dimulai sejak, Senin (11/12/2203) hingga Selasa (12/12/2023).
Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Anton Bukaleng mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab sesuai program kerja menjelang akhir 2023.
APBD 2024 merupakan rancangan tahunan pemerintah tentang program di bahas, disetujui bersama antara DPRD dan Pemda Mimika.
“Jadi pembahasan ini sesuai dengan Permendagri nomor 15 tahun 2023 tentang pedoman susunan anggaran mengatur tata cara pengadaan pendapatan belanja daerah termasuk dalam KUA PPAS,” ungkap Anton
KUA PPAS memiliki peran penting dalam penyusunan ABPD secara transparan, akuntabel, responsif sesuai kebutuhan masyatakat.
Dalam KUA PPAS tersebut, memperhatikan usulan prioritas guna membangun Mimika dengan anggaran diusulkan disesuaikan pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
“Saya sampaikan bahwa, pemilu bukan hanya tentang memilih pimpinan tetapi juga sebagai sarana untuk menentukan nasib bangsa dan rakyat indonesia lima tahun kedepan,” kata Anton.
Dalam subtansinya, rancangan peraturan daerah memuat pendapatan belanja dan pembiayaan.
Adapun pendapatan daerah tahun anggaran 2024, diantaranya PAD rancangan pendapatan berdasarkan rata-rata hasil pendapatan daerah dengan melihat kondisi pengembangan daerah.
Selanjutnya pendapatan transfer berdasarkan UU APBN tahun 2024, PBH yang akan dibayar tahun 2024, pendapatan transfer dari Provinsi Papua Tengah dan Otsus dan pendapatan lainnya.
“Pendapatan daerah ditempatkan Rp 7.5 triliun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 4,2 triliun, pendapatan dana transfer direncanakan sebesar Rp 3,2 triliun,” ungkap Eltinus.
Selanjutnya, belanja daerah dianggarkan senilai Rp 7,5 triliun terdiri dari belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer.
Pembiayaan daerah pada tahun anggaran 2024 direncanakan sebesar nol rupiah.
“Saya harap rancangan APBD tahun 2024 dapat dilakukan secara baik dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan hingga penetapan anggaran nantinya,” pungkas Eltinus.(tt)