Jangan Biarkan Anak Papua Dijadikan Alat Propaganda dan Perpecahan oleh TPNPB-OPM

0

TERASTIMUR.COM – Sebuah narasi propaganda yang beredar luas mencoba mempengaruhi orang asli Papua (OAP) agar menolak bergabung dengan TNI/Polri. Bagi orang Papua, narasi seperti ini justru terasa menyesatkan dan menyederhanakan kenyataan hidup yang kompleks. Di kampung-kampung, anak Papua tumbuh dengan realitas yang nyata dan masa depan serta mimpi yang besar. Hidup mereka tidak bisa ditentukan dengan narasi yang dapat menyederhanakan masa depan mereka.

 

Dari sudut pandang orang Papua, menjadi prajurit TNI atau menjadi abdi negara bukan soal memusuhi sesama, melainkan pilihan hidup dan pengabdian. Banyak OAP memilih jalur ini untuk melindungi kampungnya dari kekerasan, membuka akses bantuan saat bencana, dan memastikan hukum berlaku adil. Mereka tetap anak, kakak, adik, dan orang tua bagi keluarganya, identitas TNI atau abdi negara tidak akan hilang hanya karena seragam.

 

Orang Papua menolak diadu domba. Propaganda yang memecah persaudaraan justru memperpanjang penderitaan. Masa depan Papua dibangun dengan pendidikan, pekerjaan yang layak, dan keamanan yang memberi ruang damai, bukan dengan menanamkan kebencian. Biarkan orang Papua menentukan pilihannya sendiri, dengan kepala tegak dan hati nurani, demi anak-cucu yang hidup lebih aman dan sejahtera.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *