“Saya Anak Papua, Saya Merah Putih”: Suara Hati Masyarakat Papua Tegaskan Cinta NKRI

0

TERASTIMUR.COM – Pernyataan “Sa anak Papua, sa Merah Putih, sa Indonesia” menggema dari berbagai sudut Tanah Papua. Kalimat sederhana itu menjadi cermin sikap mayoritas masyarakat Papua yang memilih persatuan, kedamaian, dan masa depan bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari kampung hingga kota, warga menegaskan identitasnya sebagai bagian tak terpisahkan dari Indonesia, tanpa ragu, tanpa paksaan.

 

Masyarakat Papua menyampaikan bahwa cinta Indonesia bukan slogan, melainkan sikap hidup. Mereka bekerja, bersekolah, beribadah, dan membangun keluarga dengan harapan yang sama, hidup aman, sejahtera, dan bermartabat. Bendera Merah Putih dikibarkan sebagai simbol persatuan, sementara semangat gotong royong terus dirawat untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman budaya Papua yang kaya.

 

Di tengah derasnya arus informasi dan provokasi, warga Papua memilih jalan rasional, menolak kekerasan, menolak hoaks, dan menguatkan dialog serta menjaga ruang sosial yang damai agar pembangunan dan pendidikan dapat berjalan. Dengan suara yang jujur dan tegas, masyarakat Papua menutup pernyataannya, Papua adalah Indonesia. Merah Putih adalah identitas bersama. NKRI adalah rumah yang dijaga. Dari Tanah Papua, pesan itu mengalir kuat, cinta Indonesia adalah pilihan sadar demi masa depan anak-anak Papua yang lebih cerah.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *