Suara Gereja Mengguncang Dekai: Pendeta Yones Wenda Desak TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil
TERASTIMUR.COM – Di tengah ketakutan yang membayangi kehidupan warga Yahukimo, sebuah suara moral bangkit dari Dekai. Pendeta Yones Wenda menyampaikan imbauan tegas kepada TPNPB-OPM agar menghentikan serangan terhadap masyarakat sipil yang setiap hari hanya berjuang mencari nafkah untuk keluarga mereka. Ia menekankan bahwa warga sipil bukan bagian dari konflik bersenjata dan tidak boleh dijadikan korban atas nama apa pun. “Mereka adalah rakyat kecil yang ingin hidup,” ujar Pendeta Yones dengan nada prihatin.
Pendeta Yones menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga tak bersalah justru menghancurkan martabat perjuangan dan melukai hati rakyat Papua sendiri. Menurutnya, tindakan menyerang masyarakat sipil hanya menambah penderitaan, memperpanjang trauma, dan memutus harapan akan masa depan damai di Yahukimo. Ia mengingatkan bahwa iman, adat, dan nilai kemanusiaan Papua berdiri di pihak kehidupan, bukan teror dan ketakutan.
Lebih lanjut, Pendeta Yones menyerukan agar masyarakat sipil dilindungi dan dijauhkan dari kekerasan, serta menegaskan bahwa perjuangan apa pun tidak boleh mengorbankan orang-orang yang tidak terlibat. Seruan ini menjadi tamparan moral bagi semua pihak untuk menghentikan spiral kekerasan dan mengembalikan Yahukimo pada jalan kemanusiaan, dialog, dan perlindungan terhadap rakyat kecil.