Presiden Prabowo Janji Seluruh Indonesia Terang dalam 4 Tahun
TERASTIMUR.com-Di tengah peresmian proyek energi di Jawa Timur, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan laporan mencolok dari Bupati Mappi, Papua Selatan. Dalam dialog jarak jauh tersebut, Bupati Kristosimus Yohanis Agawemu menyampaikan bahwa dari 162 kampung di daerahnya, sekitar 67 kampung masih hidup dalam kegelapan. Hal ini langsung memicu Prabowo untuk menetapkan target ambisius, yaitu menjadikan seluruh desa di Indonesia terang benderang dalam waktu kurang dari empat tahun.
Kondisi yang dilaporkan Bupati Kristosimus mencerminkan realitas sulit yang dihadapi oleh banyak daerah terpencil di Indonesia. “Di Kabupaten Mappi kurang lebih ada 162 kampung. Kami masih kekurangan di sekitar 67 kampung yang belum terlistriki,” ungkapnya. Dalam konteks ini, janji Prabowo untuk mendistribusikan listrik ke seluruh desa menjadi sebuah langkah penting bagi pemerintahan.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa penyaluran listrik bukan sekadar wacana. Ia menjelaskan komitmennya untuk mengerahkan semua potensi pemerintahan, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PLN, serta menggandeng sektor swasta untuk mencapai target tersebut. “Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan sampaikan listrik ke setiap desa di seluruh Indonesia,” tuturnya dalam nada optimistis, Jumat (27/6/2025).
Prabowo menekankan bahwa akses terhadap listrik merupakan hak dasar yang penting untuk kemajuan masyarakat di seluruh penjuru tanah air. “Lebih dari sekadar menyalakan lampu, program ini juga akan mendukung pemberdayaan ekonomi desa,” tambahnya. Rencananya, setiap desa akan dibangun Koperasi Desa “Merah Putih” yang berfungsi sebagai pusat distribusi hasil produksi desa, didukung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memastikan operasional yang berkelanjutan.
Selain memberikan listrik, Prabowo juga ingin memastikan bahwa program ini mendukung perkembangan pendidikan. Di Mappi, keberadaan listrik telah membuka akses pendidikan modern. Bupati Kristosimus bersyukur atas proyek listrik yang telah dilaksanakan, seperti PLTS yang baru diresmikan di Kampung Muin, yang dinyatakan telah memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat. Hal ini juga mendukung mereka untuk mengikuti pembelajaran berbasis teknologi, termasuk ujian nasional.
Lebih dari itu, keberadaan listrik di desa-desa di Papua diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga. Prabowo mengisyaratkan bahwa proyek elektrifikasi juga mendukung orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka di malam hari, serta menanamkan nilai-nilai budaya, agama, dan sosial. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas seluruh proses ini karena telah memberikan manfaat bagi kami di tanah Papua,” ungkap Bupati Kristosimus, menunjukkan harapan dan optimisme masyarakat terhadap masa depan yang lebih cerah.
Didorong oleh laporan tersebut, Prabowo menjadikan peresmian proyek energi di Jawa Timur sebagai momen deklarasi komitmen nasional untuk menyelesaikan masalah kelistrikan yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak daerah di Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, termasuk energi terbarukan, diharapkan keinginan ini dapat terwujud.
Pemerintah percaya bahwa dengan listrik, banyak potensi di daerah terpencil, khususnya di Papua, dapat dimanfaatkan secara maksimal. Ini adalah langkah awal untuk memastikan bahwa semua warga negara, tanpa kecuali, mendapatkan akses ke energi yang layak dan memadai. Komitmen ini diharapkan menjadi langkah positif dalam upaya membawa Indonesia menuju kemandirian energi yang berkelanjutan di masa depan.